Anjing Putih

Anjing adalah mamalia yang telah mengalami domestikasi dari serigala sejak 15.000 tahun yang lalu berdasarkan bukti genetik berupa penemuan fosil dan tes DNA. Penelitian lain mengungkapkan sejarah domestikasi anjing yang belum begitu lama.

Anjing telah berkembang menjadi ratusan ras dengan berbagai macam variasi, mulai dari anjing tinggi badan beberapa puluh cm seperti Chihuahua hingga Irish Wolfhound yang tingginya lebih dari satu meter. Warna bulu anjing bisa beraneka ragam, mulai putih, hitam, merah, abu-abu, dan coklat. Bulu anjing dapat betekstur lurus, keriting, kasar, hingga lembut seperti benang wol. Ilmu yang mempelajari segala hal mengenai anjing dinamakan kinologi.

Kelebihan Anjing yang digunakan oleh Manusia

Pengelihatan

Menurut penelitian anjing bisa melihat berbagai macam warna seperti kuning, ungu atau violet, ultra violet. Lensa mata anjing lebiih datar dibandingkan dengan lensa mata manusia, sehingga anjing kurang bisa melihat secara detail sperti manusia. Mata anjing lebih sensitif terhadapt cahaya dan gerakan dibandingkan dengan manusia.

Pendengaran

Anjing bisa mendengar suara dengan frekuensi rendah 16Hz hingga 70KHz. Jumlah lebar frekuensi ini termasuk bagus, namun masih kalah dari pendengaran kucing. Anjing mampu menentukan sumber suara yang sumbernya empat kali lebih jauh yang dapat didengar manusia.

Penciuman

Anjing memiliki hampir 220 juta sel penciuman yang sensitif terhadap bau. Menurut penelitian anjing dapat membedakan dua jenis bau yaitu bau di udara yang menyebar dari orang atau benda, yang kedua bau di tanah Karakteristik dua jenis partikel bau kelihatannya cukup berbeda. Partikel bau yang ada di udara mudah hilang, tapi mungkin begitu jelas dan tidak tercampur bau-bauan yang lain. Sedangkan partikel bau di tanah relatif lebih permanen.

Updated: January 16, 2021 — 6:38 pm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *