Belanja APBD oleh Pemda

Bendahara negara ini mengutarakan, rendahnya realisasi berbelanja APBD itu disebabkan masih tingginya keterikatan pemda akan beberapa program yang digotong pemerintahan pusat. Hingga banyak program yang sudah diatur oleh wilayah jadi berhenti. sabung ayam online

“Ini jadi satu evaluasi sebab kita mengharap pasti APBD sanggup lakukan semua program yang sudah diaturnya. Ini dapat menolong countercyclical-nya,” tambah Sri Mulyani.

Bendahara negara ini menulis, realisasi bujet pengatasan wabah Covid-19 baru capai Rp30,6 triliun. Nilai itu sama dengan 42,23 % dari keseluruhan bujet pengatasan wabah Covid-19 sekitar Rp72,45 triliun.

Rinciannya, realisasi untuk sektor kesehatan baru capai Rp14,9 triliun atau 49,12 % dari peruntukan Rp30,4 triliun. Lantas, realisasi untuk jala pengaman sosial baru capai Rp12,9 triliun atau 56,6 % dari peruntukan Rp22,8 triliun.

“Paling akhir, realisasi untuk suport perbaikan perekonomian cuman sebesar Rp2,7 triliun atau cuman 14,3 % dari peruntukan Rp19,2 triliun,” terang ia.

Sri Mulyani menyebutkan geretnya realisasi itu disebabkan oleh beberapa masalah. Salah satunya kesusahan komunikasi dan pengaturan dengan faksi satuan tugas dan pemda lain, waktu penerapan tender untuk aktivitas yang relatif sempit, dan pemantauan pengerjaannya belum lumayan kuat.

Oleh karenanya, faksinya mengharap pemda bisa selekasnya tingkatkan berbelanja pengatasan COVID-19 dalam APBD lebih optimal. Akhirnya dipercaya bisa percepat proses perbaikan perekonomian nasional.

“Ini jadi satu evaluasi sebab kita mengharap pasti APBD sanggup lakukan semua program yang sudah diaturnya. Ini dapat menolong countercyclical-nya,” tambah ia.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati minta ke semua warga Indonesia supaya disiplin jalankan prosedur kesehatan bila lagi ada di luar rumah. Disiplin ini ibarat memakai masker waktu Pemilihan kepala daerah dan berlibur tahun akhir.

Updated: January 9, 2021 — 5:06 am

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *