Maritim di Pulau Galang

┬áPemerintahan Propinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) bersama BP Batam tanda-tangani Nota Kesepakatan mengenai Peningkatan Teritori Maritime City di [Pulau Galang](Pulau Galang “”). Penandatanganan dikerjakan oleh Sekretaris Wilayah Propinsi Kepulauan Riau TS Bijak Fadhillah dan Anggota Sektor Pengendalian Teritori Investasi BP Batam, Sudirman Saad. slot online terpercaya

Penandatanganan ini dilihat oleh Pjs. Gubernur Propinsi Kepulauan Riau Bahtiar Baharuddin dan Plh. Kepala BP Batam, Purwiyanto.

Bahtiar Baharuddin menjelaskan, sekitar 96 % daerah Propinsi Kepulauan Riau ialah laut dan 4 % bekasnya adalah dataran. Dari keseluruhan daerah itu andil pada Bujet Penghasilan dan Berbelanja Wilayah (APBD) cuman 38 % saja.

“Saya telah dialog dengan warga di tempat, baik beberapa nelayan dan masyarakat, kami dapatkan beberapa permasalahan dalam pengendalian hasil laut. Jadi dengan Nota Persetujuan ini, kami harap sanggup tingkatkan kesejahteraan warga Kepri,” kata Bahtiar, Selasa (1/12/2020).

Bahtiar memandang, industri yang sudah berada di Batam belum sanggup memuat kekuatan perikanan di Propinsi Kepulauan Riau. “Jadi lewat ide peningkatan industri maritim Galang ini, kami percaya sanggup tumbuhkan kepercayaan diri, terutamanya beberapa nelayan. Sebab ini faedahnya akan berasa langsung ke mereka,” tutur Bahtiar.

Ruangan cakupan kesepakatan ini meliputi, persiapan studi pendahuluan, koalisi dan penyelarasan penyediaan, penyiapan peraturan, dan pendistribusian tempat untuk fasilitas dan prasarana yang memberikan dukungan program.

Saat itu Eksekutor harian (PLH) Kepala BP Batam Purwiyanto menjelaskan, penandatanganan nota persetujuan selaku loyalitas BP Batam dan Pemerintahan Propinsi Kepulauan Riau untuk memaksimalkan peningkatan Teritori Maritim Galang yang simpan kekuatan kelautan dan perikanan yang besar

Updated: January 9, 2021 — 5:04 am

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *